:: Tabligh Yang Banyak Disalahpahami

Yoginder Sikand, seorang pengamat yang menulis disertasi doktornya tentang “The Origins and Development of the Tablighi Jama’at: A Cross-Country Comparative Study” di University of London tahun 1998 di bawah supervisi Francis Robinson, pernah menulis mengenai beberapa kesalahpahaman orang mengenai gerakan Tabligh.

Beberapa pengamat dan intelejen dari negara barat (Amerika, Eropa, juga Australia) seringkali mengaitkan dan menyebut gerakan ini mempunyai link dengan beberapa gerakan “teroris”. Sandra Laville, penulis di harian Guardian London, menyebut gerakan ini sebagai satu sel untuk perekrutan anggota Alqaidah.

Paul Lewis, penulis lain di harian yang sama, juga  menyebut Tabligh sebagai gerakan Islam fundamentalis yang dipercaya para intelejen barat sebagai pusat pembiakan dan perekrutan ekstrimis yang dipengaruhi dan dibiayai oleh Gerakan Wahabi dari Arab Saudi.

Dari kalangan internal Islam sendiri, juga banyak yang melihat gerakan ini dengan agak sinis. Kalangan yang getol dengan penegakan syariah dan khilafah menyebut Tabligh sebagai gerakan yang anti politik dan tidak mengajarkan Islam yang kaffah dan syumul karena tidak mendukung tegaknya negara dan syariah Islam di muka bumi.

Mereka yang getol dengan pemberantasan kemungkaran menyebut gerakan Tabligh sebagai gerakan banci dan lembek karena hanya berani menjalankan “amar ma’ruf” tetapi tidak pada “nahi munkar”. Buktinya, gerakan ini tidak mau ikut serta dalam gerakan pemberantasan berbagai kemaksiatan seperti perjudian, diskotik, minuman keras dan lain sebagainya.

Mereka yang getol dengan “jihad” dengan berbagai laskarnya, menyebut Tabligh sebagai gerakan yang sengaja dibentuk oleh tangan-tangan Yahudi dan Hindu untuk melemahkan semangat jihad secara fisik sehingga mereka bersikap cuek dan tak mau membela kaum muslimin yang tertindas di berbagai belahan dunia, seperti di Palestina, Bosnia, Afghanistan, India, Thailand Selatan, Philipina dan lain sebagainya.

Sementara dari kalangan yang sering menyebut dirinya sebagai pengikut generasi terbaik “salafus solihin” menyebut Tabligh sebagai gerakan yang penuh dengan penyimpangan, kesalahan dan kebodohan. Mereka juga menyebut gerakan ini sebagai gerakan sufiyah, penyembah kuburan dan ajarannya penuh dengan bid’ah dan khurafat.

***

Terhadap berbagai penilaian dan kritikan di atas, tak ada sedikit pun sesi disediakan oleh para ahli syura untuk membahas dan meresponnya dalam satu pun musyawarah atau muzakarah yang diadakan secara rutin, baik pada musyawarah harian, mingguan, bulanan maupun tahunan, dari tingkat masjid (muhalla) terendah sampai ke tingkat musyawarah dunia di markaz dakwah Nizamuddin India.

Insyaallah juga tidak akan ada satu “buku putih” pun yang diterbitkan untuk mengklarifikasi berbagai tuduhan miring yang dialamatkan ke jamaah ini. Juga tidak akan ada protes di jalanan atau pengajuan petisi ke pengadilan atau Komnas HAM untuk mengadukan berbagai “perlakuan” yang tidak menyenangkan tersebut. Insyaallah mereka juga pantang meminta suaka ke negara lain.

Yang sering dimuzakarahkan oleh para ahli jamaah dalam responnya terhadap gerakan lain, baik yang mendukung maupun menentang usaha ini, adalah agar para ahli jamaah tidak melakukan kritik dan membalas kritik terhadap harokah atau gerakan lain, tidak merendahkan, membanding-bandingkan serta diam terhadap semua kritik dan pujian yang datang. Para ahli jamaah juga dimotivasi untuk selalu menjalin hubungan dan silaturrahim kepada semua anggota masyarakat, terutama kepada orang-orang miskin, tokoh-tokoh masyarakat dan alim ulama.

Para ahli jamaah juga dimotivasi untuk terus belajar ikhlas dan memakai kaca mata kuda dalam setiap langkahnya, bahwa berbuat maupun tidak berbuat adalah semata-mata karena Allah SWT, bukan karena yang lain. Sikapnya terhadap orang yang mengkritik maupun memujinya adalah sama saja.

Semua kritik, nasehat, caci maki, fitnah bahkan usiran adalah “obat” yang sangat diperlukan untuk mematangkan, memperbaiki dan mendewasakan gerakan ini. Semua “masukan” tersebut merupakan  bahan evaluasi agar para ahli jamaah lebih berhati-hati dan bersungguh-sungguh serta  menyadari bahwa diri mereka adalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan dan kelemahan.

Semua hal di atas insyaallah merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT untuk memotivasi agar para ahli jamaah lebih bermujahadah dan meningkatkan pengorbanan dalam usaha perbaikan diri dan umat di seluruh alam. Wallahu a’lam.

17 Responses so far »

  1. 1

    Abu Tsabit said,

    Alhamdulillah.. Semoga kita tetap istiqomah dalam usaha dakwah ini. Anyway..kita jangan lupa enam prinsip yg selalu dibicarakan. Setelah iman, shalat adalah perkara yg menjadi pondasi. Sesudah itu para masyaikh menaruh ilmu dan dzikir sebagai sifat ketiga. Jadi kita tetap berusaha menambah khazanah keilmuan kita utk memperkuat usaha dakwah.

    ::> Abu Tsabit
    Insyaallah, mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang yang selalu menyadari kekurangan2 kita dan selalu memperbaiki diri kita

  2. 2

    Landy said,

    Ya Allah antar kami seluruh alam, matian kami dalam usaha dawah ini.

  3. 3

    abadurrohim said,

    Jika banyak orang yang memperhatikan kelemahan/ keburukan anda, anda harus bersyukur karena itu tandanya Allh SWT inginkan anda lebih baik lagi, bukankah jarang sekali diri kita yang dapat melihat kepada kekurangan dan keburukan sendiri. jiika ada orang yang memuji anda justru anda harus hati-hati karena biasanya dibalik pujian (termasuk pujian anda terhadap anda sendiri) akan membawa kepada kelalaian dan rasa puas diri. bahkan akan menumbuhkan sifat-sifat iblis yang tersembunyi pada diri kita.
    lihat rasulullah saw, apakah dia bebas dari keritikan dan tuduhan keji? dan bagaimana sikapnya. dan ketika rosulullah di puji, bagaimanakah sikapnya? itu cukup sebagai barometer untuk melihat apakah yang anda lakukan sudah benar atau tidak. wallahu a’lam.

    ::> abdurrohim
    Kritik, nasehat, cacian dan lain-lainnya insyallah merupakan obat bagi kita. Insyaallah juga merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah untuk memperbaiki usaha ini

  4. 4

    irman said,

    maaf baru gabung, pokoke jalan terus biar ALLAH SWT matikan kita dalam Dakwah

    ::> irman
    Insyaallah sampai mati, sampai kita tiada lagi. bahkan diteruskan anak cucu kita ila yaumil akhir nanti

  5. 5

    Haafizh Nuruddin said,

    Tak ada yang lebih menarik untuk mengamati diri orang lain daripada diri sendiri..
    Begitu Luas Kasih Sayang Alloh Azza Wa Jalla, semua firqoh yang saling mengiringi usaha da’wah wat tabligh, sedikit banyak terhenyak dengan menjamurnya jama’ah bergerak di belahan dunia.
    Maulana Yusuf Rah, pernah ditanya oleh salah satu Jam’ah: “Syekh usaha ini berjalan amat lambat, sedangkan firqoh da’wah yang lain bergerak cepat.
    Dengan kemuliannya beliau menjawab: “Usaha Minhaj Nubuwwah bukanlah adu cepat-cepat. Apabila Alloh terima usaha ini tidak jin – tidak manusia – tidak barat – tidak timur yang dapat menghalanginya!!”
    Mengalirlah seperti air, apabila dibatasi oleh ranting atau batu – menyingkirlah ke pinggir dan tetap istiqomah dalam amal intiqoli maupun maqomi..
    Sampai bertemu di Markaz

    ::> Haafizh Nuruddin
    Jazakumullah atas tambahan targhibnya. Insyaallah kita bisa ketemu dimana saja

  6. 6

    allahuakbar..
    ulama katakan, andaikata usaha ini salah dan menyimpang daripada keinginan
    Allah SWTdan RasulNya, maka dari waktu yang lalu pasti Allah SWT sendiri yang akan menghancurkannya,,
    tapi kenyaannya usaha ini berjalan dengan pasti dan mendapat ridho Allah SWT.
    banyak keberkahan yang nampak atas usaha ini,,,
    Semoga Allah SWT melindungi kita dan menjaga kita pada usaha yang sangat mulia ini…

    ::> syihabuddin ahmad
    Insyaallah usaha ini benar, hanya kebodohan dan kelemahan kita yang seringkali menjadi hijab kita untuk lebih bermujahadah lagi. Mudah2an Allah SWT mengampuni kita semua

  7. 7

    Gungun Tabrani said,

    Begitu besar nikmat Allah yang telah kita terima, kitapun diuji dengan kesusahan atau kebanggaan-kesenangan. Insya Allah semua ini kita serahkan pada Allah Azawajalla. Terlalu sedikit pengorbanan kita pada agama Allaha SWT, tidak seperti para sahabat yang menyerahkan hidup dan matinya hanya untuk agama Allah SWT. Ya Allah pilihlah kami menjadi orang-orang yang semata-mata seperti keinginanMu saja. Hanya untuk mengabdi kepadaMu ya Allah…
    Bersabar, sungguh-sungguh dan istikomah dalam amalan maqomi dan intiqoli. Amien…

  8. 8

    hafidz_noor said,

    Tak ada gerakan ataupun harokah, apapun namanya kecuali pasti ada ya pro dan pasti ada yang kontra. Jadi buat yang kontra, pandang dengan wajar, biasa saja. Beramal atau tidak bukan karena pujian atau celaan tapi semata-mata karena Allah SWT.

  9. 9

    amru said,

    niat keluar masturot 2 bulan ke IPB………insyaallah akhir bulan 12-11-08….mohon doa dari ustad semua…amin ya allah.

  10. 10

    Abdurrahman said,

    Alhamdulillah, Allah ta’ala telah pilih kita, semoga Allah Swt gunakan kita sampai mati dan diterima-Nya semua amal sholeh dan da’wah kita.Aamíin…

  11. 11

    Hamid said,

    Biarkan anjing menggonggong tabligh jalan teruuss

    ::> Hamid
    Eh kok begitu ? Mudah2an mereka mengkritik dan menasehati kita karena mereka sayang pada kita….

  12. 12

    Saiful said,

    Dakwah maksud hidup. Hidup untuk dakwah. Dakwah sampai mati. Mati dalam dakwah. Insya Allah niat ke seluruh alam. Doakan ane 4 bulan.

  13. 13

    tiru-tiru said,

    bukan semua ubat rasanya pahit,ada juga yang manis.

    ::> tiru-tiru
    Obat manis itu harapan semua orang, tapi kalau obat itu pun pahit insyaallah kita juga tetap memerlukan…..

  14. 14

    tiru-tiru said,

    sebelum kamu meninggalkan dunia..tinggalkanlah dunia

  15. 15

    adn_crew said,

    alhamdulillah, kita sebagai da’i Allah telah dapatkan sunnah baginda Nabi Muhammad saw. Nabi Saw di lempari batu, kotoran, tapi Nabi saw tidak balas dengan perbuatan serupa, tapi Nabi saw doa agar Allah swt berikan hidayah atas penduduk Mekkah dAN mADINAH

    ::> adn_crew
    Insyaallah kita selalu pasang niat untuk tingkatkan pengorbanan kita…

  16. 16

    ridho said,

    orang-orang tabligh sering dikatakan tidak berilmu, kenyataanya hafidz Qur’an banyak dari teman2 tabligh demikian juga hafidz hadits.

    ::> ridho
    Mudah2an semuanya menjadi bahan bagi kita untuk terus memperbaiki diri..

  17. 17

    ahmed said,

    dear brothers
    i was present in 2009 tungi ijithima and have all bayans in tamil,and 1 in english and 1 urdu recorded but if any of u can help in getting the balance urdu bayans it will be usefull for many muslims.
    Allah Hafis

    ::> ahmed
    Alhamdulillah, who can help… please !


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: