:: Do and Don’t dalam Usaha Tabligh

Ketika seorang pasien dirawat di rumah sakit, maka untuk kesembuhannya dia akan berusaha sekuat mungkin untuk menuruti semua advis yang diberikan oleh dokter atau paramedis lainnya. Dokter atau paramedis yang baik tentunya juga akan memberikan resep sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajarinya. Kepada setiap pasien tentu akan diberikan obat-obatan dengan jenis dan dosis tertentu. Biasanya si pasien diminta untuk menjaga diri dan berpantang dari jenis makanan atau aktifitas tertentu.

Jika si pasien menuruti semua anjuran dan nasehat yang diberikan kepadanya, maka insyaallah dia tidak akan berlama-lama di rumah sakit, dia insyaallah akan lekas sembuh dari penyakit yang dideritanya.  

Rumah sakit adalah tempat merawat bagi orang yang menderita penyakit jasmani. Ketika seorang menderita penyakit ruhani maka ia juga memerlukan perawatan di sebuah rumah sakit ruhani, yaitu di masjid.

Untuk kesembuhannya si pasien juga harus menjalani terapi tertentu sesuai dengan resep dengan takaran yang telah ditentukan. Ada yang harus diperbanyak dosisnya, dikurangi, dijaga, ditinggalkan atau bahkan harus dipantang sama sekali.

Jika si pasien mampu menjalankan resep tersebut sesuai dengan kadar yang telah ditentukan, maka penyakit ruhani yang selama ini menggerogotinya insyaallah akan lekas sembuh dan dia akan menjadi manusia yang sehat ruhani. Yang mudah dan ringan menjalankan perintah-peritah Allah dan menjauhi larangan-Nya, manusia yang sanggup mengorbankan harta dan dirinya di jalan Allah SWT.

Pendek kata, keberhasilan si pasien menjalani terapi, baik jasmanai maupun ruhani, tergantung pada kepatuhannya menjalani do & don’t yang telah ditetapkan.

***

Usaha dakwah dan tabligh adalah satu terapi untuk penyakit ruhani yang selama ini kurang disadari bahayanya. Padahal penyakit ini kalau tidak cepat-cepat diobati bisa akan berakibat fatal dan penderitaan yang luar biasa.

Akhir dari kehidupan jasmani adalah saat kematian menjemput kita dan jasad kita dikubur di perut bumi. Setelah kematian jasad kita, ruhani kita baru memulai perjalanan kehidupan sebenarnya yang panjang yang tak pernah ada akhirnya. 

Do & don’t ini dalam usaha dakwah dan tabligh dirumuskan dalam sebuah formula yang sederhana yang biasa disebut dengan ushul-ushul dakwah, terdiri dari 5 besaran ushul yang masing-masing mempunyai 4 rincian, totalnya adalah 20 do & don’t. Secara garis besar ushul-ushul dakwah tersebut adalah :

  • 4 hal yang harus diperbanyak ; dakwah, ta’lim, ibadah & dzikir dan khidmat. 
  • 4 hal yang harus dikurangi ; masa makan & minum, masa tidur & istirahat, masa keluar masjid dan bicara sia-sia. 
  • 4 hal yang harus dijaga : taat kepada pimpinan selama pimpinan taat kepada Allah SWT & Rosul-Nya, mendahulukan amalan yang sifatnya berjamaah daripada amalan yang bersifat pribadi, menjaga kehormatan masjid dan sabar serta tahan menghadapi segala ujian dan cobaan. 
  • 4 hal yang harus ditinggalkan ; mengharap kepada selain allah SWT, meminta kepada selain Allah SWT, memakai barang orang lain tanpa ijin dan boros serta mubadzir. 
  • 4 hal yang tidak boleh disentuh ; membicarakan masalah khilafiah, politik praktis, status sosial dan dana serta bicara tentang aib masyarakat.   
  •  

     

Semua kita tentu ingin sehat. Selama ini kita lebih banyak berkutat pada kesehatan jasmani kita. Kita sering abai dengan kesehatan ruhani kita. Ingin sehat ruhani ? Silahkan bergabung dalam kafilah yang sedang menjalani terapi ruhani di rumah sakit–rumah sakit ruhani yang menyebar di seluruh penjuru bumi. Wallahu a’lam. 

 

3 Responses so far »

  1. 1

    Abu Qiyam said,

    Assalamu’alaikum
    Memang betul setiap orang yang sakit maka akan diberikan takaran obat sesuai dengan penyakitnya..
    Nah..yang terjadi sekarang malah orang yang sedang sakit imannya tidak merasa bahwa ia sedang sakit.
    Kita baru dapat merasakan bagaimana sih sakit iman itu..apabila kita pernah berusaha untuk mengusahakan iman yang sehat.
    Maka apabila anda ingin iman yang sehat ..ayo sama-sama kita
    perbaiki iman minimal luangkan harta diri dan waktu sekurang-kurangnya seumur hidup 4 bulan, setiap tahun 40 hari, setiap hari 2 1/2 jam
    Insya Allah …

    >> Abu Qiyam :
    Mudah-mudahan kita bisa hidup di atas tertib-tertib dakwah yang selalu kita ulang-ulang dan kita muzakarohkan tersebut. Amien

  2. 2

    Haitan Rachman said,

    Kita memang perlu menjaga dengan baik terhadap hal-hal itu, orang tahu juga harus menjaganya. Karena penyakit itu pada prinsipnya mengenai siapa saja, termasuk orang yang mengetahui juga. Seperti sakit, apakah dokter tidak pernah sakit? Jelas dokter juga pernah sakit.

    Haitan Rachman
    http://usahadawah.com

  3. 3

    nanang said,

    Untuk yang sakit Akhlaknya, imannya maka Mesjid adalah terpat yang terampuh untuk berobat. Mesjid merupakan rumah rumah Allah (Al Jin 18) Disana berkumpul para malaikat. Orang orang yanag sakit iman dan akhlaknya perlu dikurung di mesjid 3 hari agar hati dan imannya menjadi lebih baik.

    Mereka yang sakit tersebut akan berkata mana dalilnya ?
    Jawabnya:Bisakah kamu membuatkan dalil bagaimana rasanya durian?
    Maka yg bertanya dalil(sisakit) akan menjawab tentu dicoba dulu baru tahu rasanya durian. Ternyata memang nikmat dan saya tidak bisa membikinkan dalilnya walaupun saya berilmu. Sama seperti siti zulaikha yang terdesak dengan ucapan ibu ibu lain “masak tergoda dengan yusuf seorang pembantu” Setelah ibu ibu mencoba melihatnya, ternyata ibu ibu terpana dan menyayat tangannya.

    Sebaiknya anda juga mencoba dimesjid itikaf 3 hari, baru anda bisa merasakannya. Sebaiknya anda khuruj 3 hari dan mencobanya. Yang penting khuruj sama dengan itikaf 3 hari, tidak bid’ah. Kemudian melakukan amalan agama di Mesjid. Kalau sekiranya amalan amalan agama yang mereka lakukan dimesjid salah, maka pengurus mesjid tentu akan mengusirnya.

    Itulah salah satu usaha untuk meningkatkan iman. menyembuhkan iman dan akhlak. Semoga Allah menambah kepahaman kepada kita terhadap usaha iman ini, amin.


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: