:: Tabligh itu Aneh, Mau Masuk kok Disuruh Keluar

Keluar sepagi atau sepetang di jalan Allah itu lebih baik daripada mendapatkan dunia dan seisinya” (alhadits).

Selama 10 tahun masa kehidupan Rasulullah SAW di Madinah, sebanyak 150 jamaah sahabat telah dikeluarkan oleh beliau. Jamaah-jamaah tersebut dikirim untuk mendakwahkan agama ke berbagai tujuan, dari mulai wilayah-wilayah di sekitar Madinah sampai ke tempat-tempat lain yang cukup jauh di wilayah kekuasan Persia dan Rumawi. Beliau sendiri menyertai sebanyak 25 kali rombongan jamaah.

Setiap jamaah yang dikirim ada yang terdiri dari 7 orang, 15 orang, 300 orang, 500 orang, 1.000 orang bahkan sampai 10.000 orang. Jangka waktunya ada yang tiga hari, 15 hari, dua bulan, tiga bulan, empat bulan, enam bulan dan lain sebagainya.

Kalau dihitung-hitung secara cermat, maka dalam setiap tahun, rata-rata sahabat menghabiskan waktu sekitar 7 bulan untuk keluar di jalan Allah SWT, di luar Madinah. Lima bulan sisanya, 2,5 bulan untuk berkhidmat di Masjid Nabawi untuk melayani tamu-tamu yang datang untuk belajar agama di Madinah dan 2,5 bulan selebihnya barulah digunakan untuk keperluan mereka, untuk keluarga, mencari nafkah dan lain sebagainya.

Selama 10 tahun tersebut para sahabat telah terdidik untuk setiap saat siap meninggalkan urusan keduniaan ketika seruan untuk keluar di jalan Allah telah diserukan, kapan saja dan kemana saja. Mereka berangkat tanpa menghitung-hitung waktu dan jarak yang akan ditempuh.

Seruan tersebut kadang diumumkan ketika mereka sedang sibuk berjual beli di pasar, memetik kurma di kebun, di majlis perkawinan, ketika ibu-ibu sedang melahirkan bayi-bayi mereka dan di tempat-tempat pertemuan lainnya.

Dalam keadaan demikian, maka tak ada peluang bagi para sahabat untuk memperbaiki keadaan ekonomi mereka. Penghasilan mereka yang amat terbatas dan pas-pasan, habis digunakan untuk keperluan perbelanjaan di jalan Allah dan juga untuk menjamu tamu-tamu yang datang ke Madinah.

Seringkali jamaah-jamaah yang dikirim tersebut mengalami kesusahan dan kelaparan yang sedemikian rupa, demikian juga dengan keluarga yang mereka tinggalkan. Rumah-rumah para sahabat kosong dari harta kekayaan duniawi bahkan untuk kebutuhan yang paling minimal pun seringkali tidak tersedia. Junjungan mereka sendiri, Rasulullah SAW, dapurnya juga pernah tidak mengepul selama dua bulan berturut-turut.

Dengan asbab pengorbanan tersebut, 10 tahun kemudian ketika Rasulullah SAW wafat, maka cahaya Islam telah tersebar ke seluruh penjuru tanah Arab. Orang-orang yang dulu melakukan penentangan sangat keras, kini berbondong-bondong menjadi pengikut dan pembela setia ajaran beliau.

 ***

Di beberapa tulisan di internet, ada orang yang mengaku-aku pernah menjadi anggota Jamaah Tabligh dan kini telah keluar dari keanggotaannya karena merasa tidak cocok dengan manhaj jamaah tersebut. Dalam pandangannya, gerakan Tabligh adalah termasuk salah satu firqoh sesat yang dipenuhi dengan borok-borok ajaran yang berbau bid’ah, churafat, shufiyah, penyembah kuburan dan lain sebagainya.

Bagi mereka yang telah mengenal atau bergelut dalam dunia pertablighan, pengakuan si penulis tersebut akan terasa janggal. Lha wong di Tabligh itu nggak ada pendaftaran untuk masuk menjadi anggota, nggak ada syarat untuk mengisi formulir keanggotaan, menyerahkan pas foto setengah badan, membayar biaya registrasi dan iuran member lainnya. Lalu kapan ia sempat mendaftar jadi anggota ?

Yang ada di dalam gerakan Tabligh adalah pendaftaran (tasykil) untuk keluar, bukan tasykil untuk masuk. Siapa yang mau meluangkan waktunya untuk keluar 3 hari, 7 hari, 40 hari, 4 bulan, setahun dan lain sebagainya, dengan biaya sendiri, berangkat sendiri dan tidak diwakilkan ke orang lain.

Mereka hanya ingin meniru-niru “success story” yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW bersama para sahabat beliau, yaitu mengorbankan sebagian waktunya untuk memperjuangkan agama. Tidak persis mungkin, barangkali hanya 10 persen saja atau malah mungkin masih jauh dari itu.

Yang jelas, mereka ingin belajar dan meyakini bahwa hidayah dan agama hanya bisa diraih dan tersebar melalui pengorbanan, bukan dengan jalan lain, termasuk jalan kekuasaan dan ekonomi. Wallahu a’lam  

 

 

 

 

19 Responses so far »

  1. 1

    Saif said,

    Assalamualaikum…

    Mudah-mudahan perkongsian ii memberi manfaat pada semua pihak.
    Sebagai pendahuluan ,Saya merupakan seorang pelajar dari jurusan bukan agama.Setakat apa yang saya perhatikan bahawa semua jamaah di dunia ini ingin perubahan suasana dunia sekarang yang terlampau mengejar dunia yang sementara kepada dunia yang kekal abadi.Saya ingin berkongsi bahawa setakat ini saya masih lagi mengikti jmaah tabligh semenjak dari bangku persekolah dna dalam masa yang sama saya juga mengikuti pegerakan ikhwan muslimin.Meskipun ,dari sudut pandangan kita mungkin melihat perbezaan method dawah mereka tetapi tujuan dan matlamatnya masih tetap sama iaitu inginkan suasana agama dapat ditimbulkan di tempat masing2.Bagi saya toleransi antara jamaah amat peting sekali kerana perbalahan antara jamaah akan menguntungkan lagi pihak yang sukakan pergaduhan antara umat islam.Yang penting sekali kita kena yakin dengan cara kita iaitu cara yang telah diredhai oleh Allah s.w.t dan yang telah ditunjukkan oleh Rasullullah s.a.w.

    >> Saif
    Insyaallah kita belajar mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Dalam sunnah ada kejayaan, sunnah surah, sunnah sirrah dan sunnah sariroh

  2. 2

    Muhammad Jerry said,

    Saya adalah mantan …., yang perlu saya uraikan adalah bahwa kesiapan untuk khuruj harus dibarengi oleh Ilmu, dan saya merasakan bertambah ilmu pada saat mengikuti pengajian ….., nah, benarkah Tabligh? saya jawab anda sendirilah yang mengetahuinya? namun saran saya lebih baik perbaiki akidah lebih dahulu belajar dengan ilmu yang benar sesuai dengan manhaj Rasulullah.

    >> Muhammad Jerry :
    Mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang yang terus mau menimba ilmu sampai akhir hayat kita. Mudah-mudahan kita dihindarkan dari sifat sombong yang menganggap bahwa diri kita lah yang paling alim, bahwa ilmu kita lah yang paling sesuai dengan Rasulullah.
    Jazakumullah atas kunjungannya

  3. 3

    sulton said,

    semoga Allah SWT beri kita kepahaman dalam usaha dakwah dan tabligh, amiin

    ::> sulton
    Amiin, taqabbal duaana ya Allah

  4. 4

    Anwar said,

    Harus setinggi apa ilmu yang wajib dipelajari sebelum khuruj, kalau cuma untuk mengajak setiap orang agar mau memakmurkan masjid “Mari Pa’, Mari Ka’, Mari Dik’ kita shalat berjamaah di masjid…” Sementara orang sibuk sendiri dengan menimba ilmu tapi kegiatan menimba ilmu yang kita lakukan kalah cepat dengan kerusakan umat sekarang…?
    Ya… sebaiknya dua-duanya (menimba ilmu) sambil belajar mensosialisasikan ilmu yang kita miliki (walau sedikit) dengan berkhuruj saya rasa tidak ada masalah.
    Tidak ada maksud untuk menggurui atau membela. Saya pernah ikut 40 hari di daerah pesisir pantai selatan Bengkulu melintasi wilayah Penago tahun 2004, di wilayah yang Teknologi & Informasinya minim sekali, tidak ada sinyal telepon, tidak ada siaran televisi & radio. Disana mesjid & musholla banyak. Saya melihat ada satu desa dengan 1 gereja, ternyata ada misionaris jg disana. Sangat disayangkan, satu-persatu warga desa pindah ibadahnya ke gereja, awalnya cuma satu keluarga, dalam waktu yang singkat bertambah menjadi 5 keluarga. Itu tahun 2004, sekarang sudah 2008, kalau mereka (nasrani) genjar berdakwah, mungkin sudah satu kampung mereka pindah ke gereja. Saya sangat prihatin & sedih sekali…. Masjidnya sepi, mushollanya juga sepi. Orang Islamnya mayoritas tapi tidak ada yang mau shalat. Saya pernah tanya seorang pemuda, “Kenapa ga’ shalat?” Jawabannya : “Saya kalau shalat hidup saya tambah susah, sekarang ga’ shalat saya bisa dapat uang….”
    Kemana umat Islam yang lainnya… Padahal orang Islam yang ilmu agamanya baik sangat banyak. Pernah tidak melihat dengan mata kepala sendiri kondisi saudara2 muslim kita di daerah lain… ????

    ::> Anwar
    Jazakallahu atas karguzarinya. Itulah realitas umat kita sebenarnya. Bagaimanakah tanggung jawab kita sebagai umat Rasulullah ?

  5. 5

    nedy said,

    Yang saya lihat, rasanya belum pantas jamaah tabligh disebut berdakwah hanya dengan keluar/khuruj 40 hari 4 bulan,batasan waktu itupun tidak ada dalil yang jelas, karena Rasulullah dan para sahabat keluar/khuruj lebih dari itu. Saya rasa lebih tepat disebut BELAJAR DAKWAH, nah namanya orang belajar tentu masih banyak kekeliruan apalagi yang tidak mau belajar. Bagaimana kalau kita sama-sama belajar toh yang dicontoh sudah jelas yaitu Rasulullah dan para sahabat.
    Insya Allah
    Nedy

    ::> nedy
    Shadaqta ya akhii…, kita semua sedang belajar, kita semua orang bodoh, kita semua hanya meniru-niru. Mudah-mudahan Allah terima pengorbanan kita yang serba sedikit dan penuh kekurangan ini

  6. 6

    esde said,

    Barang siapa yang meniru-niru suatu kaum, dia akan dibangkitkan bersama kaum tersebut. amin ya Robbal alamin.
    Alhamdulillah saya tidak cuma bertambah ilmu, tapi juga bertambah amal.
    karena memang hanya inilah jalan, tidak ada lagi yang lain, sebagaimana Allah SWT firmankan dalam Al Quran bahwa hanya Da’a ilallah jalannya Nabi dan Pengikut Nabi.

    ::> esde
    Mudah2an Allah istiqamahkan kita dalam usaha mulia ini

  7. 7

    esde said,

    Kebahagiaan hanya dalam amal agama yang sempurna.

    ::> esde
    Untuk itu marilah kita belajar bermujahadah agar keyakinan itu ada pada diri kita

  8. 8

    Adhi said,

    Saya hanyalah seorang yang faqir dan dhaif, mohon dijelaskan beberapa istilah seperti tasykil, karguzari, bayan, ushulussittah dsb. jazakumullah

  9. 9

    Asep Bogor said,

    hati-hati dengan hatimu, karena hati akan menentukan fikiranmu
    hati-hati dengan fikiranmu, karena fikiran akan menentukan perkataanmu
    hati-hati dengan perkataanmu, karena perkataan akan menentukan perbuatanmu
    hati-hati dengan perbuatanmu karena perbuatan akan menentukan sifatmu
    hati-hati dengan sifatmu karena sifat akan menentukan nasib kita dihadapan Allah SWT.
    maju terus dan tidak kenal lelah tiada hari tanpa berbaikan hati yaitu khuruj fisabilillah

    ::> Asep Bogor
    Jazakumullah atas pesan hati-hatinya….
    Ya muqallibal qulub, tsabbit qulubana ala dinika..,
    Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami pada agama-Mu…

  10. 10

    Junaedi said,

    Keluar 40 hr, 4 bln dsb itu untuk belajar haqekat iman bukan ilmu iman. ada tulisan iman,ilmu iman dan haqekat iman karena iman yang diterima Allah Swt itu ya Haqekat iman bukan tulisan iman dan ilmu iman. tulisan iman bisa dibeli kita beli kaligrafi lailahaillallahu muhammadurrosulullah, ilmu iman bisa kita dapat dengan belajar kepada ‘ulama, dengan membaca buku, tetapi kalau haqekat iman kita dapat hanya dengan mujahadah,bersusah payah ,berkorban di jalan Allah Swt seperti yang pernah ditempuh oleh para nabi dan Rosul dan para sahabat Rosulullah Saw jadi tidak dengan santai duduk2 sambil mendengar ustadz kita berbicara mengenai iman. Nabi Musa mendapat haqekat iman di bukit Thursina. Jadi menurut saya kedua-duanya harus jalan bersamaan.
    Sekedar sharing mohon do’anya semua agar istiqomah dalam usaha dakwah ini aamiiin

    ::> Junaedi
    Shadaqta ya akhii, insyaallah kita saling mendoakan

  11. 11

    syihabuddin ahmad said,

    ana bukanlah orang yang baik tapi anak belajar untuk berusaha menjadi orang baik,,. dengan ini usaha ini dan orang2 yang terdapat didalmnya, maka begitu banyak kebaikan yang terdapat didalmnya..
    semoga dengan usaha yang sedkit agar diri menjadi lebih baik, akan didengar Allah SWT sehingga akhirnya dikumpulkan dengan orang2 yang baik lg sholeh.
    hidup ini adalah pilihan, banyak jalan untuk menjadi baik bahkan sebaliknya. tinggal kita yang menentukan arah mana yang kita ambil. hanya dengan mengamalkan Agama dgn sempurna, mengikuti perintah Allah dan Sunah Rasulullah kita akan mendapatkan jawaban dari semua ini. semoga Allah senantiasa menunjukkan jalan kebaikan kepada kita semua,..
    wahai kawan2 tetaplah semangat memperjuangkan agama yg mulia ini..
    salam kenal dari Syihab Banjarmasin..

    ::> syihabuddin ahmad
    Sama2 Pak kita semua sedang belajar. Allah wa rasuluhu a’lam

  12. 12

    ahmad junaedy said,

    Alhamdulillah Allah beri saya taufik untuk berangkat khuruj ke berbaagai tempat n qt melihat kerusakan yang banyak terjadi pada diri ummat apa solusi untuk umat ini? apakah mereka akan datang kepada agama begitu saja? dakwah yang dilakukan adalah upaya membangkitkan agama dan ilmu agama ditengah umat n qt lihat hasilnya diberbagai negara dari orang tua yang tidak mengenal agama lahir anak hafizh n hafidzah na alim- alimah. dan bagi saudara-2 yang mendapatkan informasi menyesatkan sebaiknya membahas secara mendalam nanti qt akan menjadi orang yang menyesal.

  13. 13

    fatimah said,

    belajar sambil berdakwah…. ayok!!!?? dengan kasih sayang.. karna itu yang diajarka RASUL qt

  14. 14

    Radito said,

    Akh Muhammad Jerry, ana setuju sekali dengan yang antum jelaskan, semoga apa yg antum jelaskan, ada yang bisa mengambil hikmahnya.

  15. 15

    eko said,

    assalam mualaikum

    ::> eko
    waalaikum salam

  16. 16

    abu naufal said,

    Assalaamu’alaikum.
    Afsus salaam,… Tebarkan salam sesuai yang diperintahkan.
    Saudara muslim bukan hanya yang kita kenal saja. Seluruh dunia, manusia yang di hatinya ada Laa iLaaha iLLaLLah maka itu saudara kita. Maka kewajiban sesama saudara muslim ada 3: saling mendo’akan, saling mengingatkan, saling menyambungkan silaturohim. Dengan khuruj semua itu bisa diamalkan, niat untuk belajar dakwah ke seluruh alam. Alloh kuasa, makhluq tak kuasa.

    ::> abu naufal
    Waalaikum salam
    Jazakallah, mudah-mudahan Allah SWT istiqamahkan kita..

  17. 17

    ridho ahwan maruf said,

    kebenaran itu banyak rintangan dan fitnah. siapa yg benar dan salah hanya alloh yg tau.mari bersatu umat islam jangan saling fitnah dan caci maki mengapa kita hanya sling membanggakan kelompok kita masing masing.kenapa dengan dalil yg sama Quran yg sama kita sling caci maki.sebenarnya kita mentuhankan golongngan kita sendiri,kita belum benar benar mentuhankan ALLOH S.W.t,kenapa saya bilang begitu?karena saya pernah masuk ketiap jamaah dan ternyata hanya dengan perbedaan tapsir Quran dan hadis kita saling caci maki.kenapa dengan hadis yg sama Quran yg sama bacaan sholat yang sama kita saling caci maki.ternyata aku baru sadar kita ini belum benar benar iman kepada Alloh,tapi kita iman pada kelompok atu golonan.

    ::> ridho ahwan maruf
    Mudah2an menjadi bahan instrospeksi bagi kita semua…

  18. 18

    abu aiman said,

    Ya 4JJI…. Hidayah ya 4JJI….
    Kami tahu dunia itu penipu yang paling penipu, tapi kami belum mampu keluar dari tipuannya.
    Kami tahu akhirat itu kekal, abadi, dan tak terperikan keindahan dan kedahsyatan adzabnya, tapi kami masih kurang memperdulikannya.
    Kami tahu bahwa dakwah ini haq dan amanah besar dari Alllah dan Rasul NYA untuk ummat akhir jaman, tapi kami masih main main dengannya.
    Ya Allah ampuni kami ya 4JJI,
    berilah hidayah mu kepada orang yang selalu mencaci maki kami dengan bid’ah dan segala macam atribut lainnya agar mereka kembali ke jalan MU dan mengikuti sunnah Nabi MU.
    Satu kan kami ya 4JJI,
    dengarkan jeritan hati kami……
    Satu kan kami ummat Islam akhir zaman ya 4JJI….
    bukakan hijab para penipu dan munafiqien yang akan menghancurkan Islam dengan dalih keilmuan dan keislaman mereka ya 4JJI…
    sehingga orang orang akan sadar siapa mereka ya 4JJI…. (shahih bukhari no: 7193)
    sadarkan para pengikutnya ya 4JJI….
    mereka hanyalah orang orang yang tidak bersalah ya 4JJI..
    ya 4JJI…
    jadikan keluarga kami seperti keluarga para shahabat ya 4JJI…
    Rizal rizal nya seperti seperti para shahabat ya 4JJI…
    isteri isterinya seperti shahabiyah ya 4JJI..
    anak anak nya seperti anak anak para Shahabat ya 4JJI…
    jadikan rumah rumah kami sebagai rumah hidayah ya 4JJI…
    dan kampung kampung kami sebagai kampung hidayah ya 4JJI…
    memancarkan hidayah ke seluruh alam ya 4JJI…
    seperti hidayah yang telah terpancar dari Madinah al munawaroh…
    tolong kami ya 4JJI……
    tak ada kekuatan kecuali kekuatan mu ya 4JJI….
    tak ada yang dapat menjadikan kecuali dengan kehendak Mu ya 4JJI….
    ampuni dosa orang yang faqir dan dhoif ini ya 4JJI….
    agar orang orang kafir tak lagi

  19. 19

    abu aiman said,

    Ya 4JJI…. Hidayah ya 4JJI….
    Kami tahu dunia itu penipu yang paling penipu, tapi kami belum mampu keluar dari tipuannya.
    Kami tahu akhirat itu kekal, abadi, dan tak terperikan keindahan dan kedahsyatan adzabnya, tapi kami masih kurang memperdulikannya.
    Kami tahu bahwa dakwah ini haq dan amanah besar dari Alllah dan Rasul NYA untuk ummat akhir jaman, tapi kami masih main main dengannya.
    Ya Allah ampuni kami ya 4JJI,
    berilah hidayah mu kepada orang yang selalu mencaci maki kami dengan bid’ah dan segala macam atribut lainnya agar mereka kembali ke jalan MU dan mengikuti sunnah Nabi MU.
    Satu kan kami ya 4JJI,
    dengarkan jeritan hati kami……
    Satu kan kami ummat Islam akhir zaman ya 4JJI….
    bukakan hijab para penipu dan munafiqien yang akan menghancurkan Islam dengan dalih keilmuan dan keislaman mereka ya 4JJI…
    sehingga orang orang akan sadar siapa mereka ya 4JJI…. (shahih bukhari no: 7193)
    sadarkan para pengikutnya ya 4JJI….
    mereka hanyalah orang orang yang tidak bersalah ya 4JJI..
    ya 4JJI…
    jadikan keluarga kami seperti keluarga para shahabat ya 4JJI…
    Rijal rijal nya seperti seperti para shahabat ya 4JJI…
    isteri isterinya seperti shahabiyah ya 4JJI..
    anak anak nya seperti anak anak para Shahabat ya 4JJI…
    jadikan rumah rumah kami sebagai rumah hidayah ya 4JJI…
    dan kampung kampung kami sebagai kampung hidayah ya 4JJI…
    memancarkan hidayah ke seluruh alam ya 4JJI…
    seperti hidayah yang telah terpancar dari Madinah al munawaroh…
    tolong kami ya 4JJI……
    tak ada kekuatan kecuali kekuatan mu ya 4JJI….
    tak ada yang dapat menjadikan kecuali dengan kehendak Mu ya 4JJI….
    ampuni dosa orang yang faqir dan dhoif ini ya 4JJI….

    ::> abu aiman
    Amiin, taqabbal duaana ya Allah…


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: