:: Jusuf Kalla & Jamaah Tabligh

Hari Kamis sore, tanggal 30 April 2009, beberapa waktu setelah mengumumkan pencalonan dirinya menjadi Calon Presiden, Pak Jusuf Kalla beserta rombongan kecil  mendatangi sebuah masjid tua di bilangan Jalan Hayam Wuruk 83 Jakarta. Masjid tua itu lebih dikenal dengan nama Masjid Jami Kebon Jeruk, sehari-harinya masjid itu digunakan sebagai pusat kegiatan jamaah Tabligh Indonesia.

jk2 Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

:: Ketika Para Dai Ditangkapi, Bagaimana Sikap Kita ?

Hari-hari ini kita menyaksikan aksi penangkapan oleh aparat keamanan terhadap para dai yang sedang menjalankan tugasnya menegakkan kalimatullah. Hal ini terjadi di beberapa tempat. Di Semarang, aparat Polda Jawa Tengah menahan 17 anggota jamaah yang berasal dari Filipina. 9 ditangkap di Purbalingga  dan 8 ditangkap di Solo.

tablighphil(foto detik.com) Baca entri selengkapnya »

Komentar (7) »

:: Ijtima Malaysia & Indonesia 2009 : Usaha Da’wah Insyaallah Akan Terus Berkembang

Dari melihat penyelenggaraan ijtima di Malaysia tanggal 9 – 12 Juli 2009 dan di Indonesia tanggal 18 – 20 Juli 2009, maka akan semakin terbersit keyakinan bahwa usaha da’wah ini insyaallah akan terus berkembang di seluruh penjuru dunia. Ini bisa dilihat dari jumlah jamaah yang hadir pada even itu dan jumlah jamaah yang dikeluarkan dalam ijtima tersebut.

ijtima malaysiaIjtima Malaysia, Foto Abdur Rahman Roslan

Baca entri selengkapnya »

Komentar (10) »

:: Catatan Kecil ; Ijtima Indonesia 2009

Seperti yang dilakukan di Ijtima Tongi bulan Januari  lalu. Ijtima Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 Juli 2009 ini juga ditutup dengan bayan hidayah dari Maulana Muhammad Saad  Kandahlawy dan kemudian dilanjutkan dengan doa penutup, akhire munajat, dari Maulana Zubairul Hasan.

ijti1

Baca entri selengkapnya »

Komentar (35) »

:: Buku Baru : Qitmir Anjing yang Diberkahi

Alhamdulillah, kami telah berhasil menerbitkan sebuah buku terjemahan dengan judul “QITMIR ANJING YANG DIBERKAHI”.

buku Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

:: Sifat-sifat Pemuda Bani Tamim

Terdapat sifat-sifat khusus yang melekat pada diri  pribadi Pemuda Bani Tamim ini :

  1. Dia adalah seorang mujaddid yang berperanan menghidupkan dan menyuburkan kembali agama. Kesuburan agama berawal dari iman yakni bagaimana manusia kembali mengenali Allah SWT. Nama Allah SWT itu kembali diagungkan di dalam kehidupan manusia. Hidup kembali berpanduan syariat, akhlak umat kembali mempesona. Pribadi Pemuda Bani Tamim itu sendiri pastilah seorang yang sangat kuat imannya seperti ciri-ciri keimanan orang-orang utama. Baca entri selengkapnya »

Komentar (6) »

:: Pemuda Bani Tamim, Siapakah Dia ?*

Suatu kali, Rasulullah SAW bersabda, “Konstantinopel akan jatuh ke atas tangan seorang Amir (ketua) yang baik lagi beragama, tentaranya tidak melampaui batas, tidak mencuri dan rakyatnya tidak penipu dan tidak bergaul bebas (baik)”. (Hadits riwayat Imam Abul Hasan Ahmad bin Jaafar). Baca entri selengkapnya »

Komentar (4) »

:: Usaha Agama, Usaha Kita Semua

Usaha agama adalah usaha yang mudah dan sederhana, semua orang bisa terlibat dalam usaha ini. Anak-anak, pemuda, orang tua, orang miskin, orang kaya, orang pandai, orang bodoh, pejabat, rakyat jelata, semua bisa menjalankan usaha agama ini. Dalam gambar nampak anak-anak remaja, tim pembuat tenda dan tentara sedang mempersiapkan sebuah medan yang cukup sederhana untuk Ijtima’ tingkat dunia di Tongi Bangladesh

sederhana1 Baca entri selengkapnya »

Komentar (5) »

:: Berbuat Buruk Baik Sekali !

Aap Beeti adalah buku otobiografi dari Maulana Muhammad Zakariyya Kandahlawi, seorang syeikhul hadits dari Madrasah Mazahirul Ulum, Saharanpur, India. Beliau menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengabdi kepada agama, antara lain dengan mengajar, membimbing ruhani dan menulis puluhan kitab yang diakui ketinggian mutunya, diantaranya kitab Fadhilah Amal, yang hari ini dibaca oleh jutaan umat Islam di seluruh penjuru dunia. Baca entri selengkapnya »

Komentar (3) »

:: Ijtima Tongi 2009

Doa penutup, akhir munajat, yang dipanjatkan oleh Maulana Zubairul Hasan selama 15 menit, sehabis shalat dluhur pada hari Ahad 1 Februari 2009, mengakhiri pelaksanaan tiga hari Ijtima tahunan (30 Jan – 01 Februari 2009) yang diselenggarakan di atas lahan seluas 77 hektar di tepi sungai Turag, di kawasan Tongi dekat ibukota Bangladesh, Dhaka. Baca entri selengkapnya »

Komentar (61) »